Polda Gorontalo

TribrataNews – Portal Berita Resmi Polda Gorontalo

KABID HUMAS : ISU PEMBONGKARAN MASJID UNTUK KEPERLUAN TAMBANG EMAS, ITU HOAX, MASYARAKAT JANGAN TERPROVOKASI

Tribratanews.gorontalo.polri.go.id – Polda Gorontalo, Beredar isu di beberapa media online Gorontalo terkait adanya rencana pembongkaran salah satu tempat ibadah (Masjid) yang ada di dusun Poladingo, Desa Hulawa, Kecamatan Buntulia, Kabupaten Pohuwato untuk dijadikan tambang emas. Isu itu dibantah oleh Kabid Humas Polda Gorontalo Kombes Pol Wahyu Tri Cahyono,SIK dan mengatakan bahwa isu itu HOAX.

“Kabar itu tidak benar alias HOAX, jangan dipercaya, isu hoax itu kan muncul setelah  terjadi aksi unras di depan Polda tadi siang (24/9/20) oleh sekelompok massa aksi yang menamai Pemuda dan Rakyat Peduli Gorontalo, dimana dalam orasinya menyatakan agar tidak dibongkar masjid di Desa Hulawa Kecamatan Buntuliya Kabupaten Bone Bolango untuk dijadikan tambang emas, ini kan setingan untuk menarik perhatian saja dan ini kemudian jadi berita, saya minta masyarakat  tidak terprovokasi dan lebih cerdas dalam mensikapi setiap isu yang berkembang ,”kata Wahyu.

Alasan Wahyu bahwa dirinya sudah mengecek kebenaran informasi tersebut ke Pohuwato.

“Saya sudah cek kebenaran informasi tersebut lewat anggota Babinkamtibmas yang ada disana yakni Bripka Ismail Ntango yang juga telah berkoordinasi dengan babinsa dan kepala desa di sana, mengatakan tidak ada  isu soal pembongkaran disana, jadi jangan karena ingin mencari perhatian terus menghembuskan isu yang dapat menyebabkan konflik karena bermuatan sara, ingat undang-undang ITE maupun UU No 1 Tahun 1946, disitu sangat tegas diatur barang siapa menyiarkan berita atau pemberitahuan bohong sehingga menimbulkan keonaran di masyarakat,dapat dikenakan sanksi tiga hingga sepuluh tahun,”ujar Wahyu.

Wahyu berpesan, agar media lebih mengutamakan keamanan bukan justru mengangkat isu yang dapat memprovokasi warga.

“Ayo kita jaga bersama kondusifitas Propinsi Gorontalo ini, jangan gadaikan keamanan demi kepentingan pribadi ataupun sekelompok orang,”tegasnya.

Penulis : Wtc

Editor : Mutia

Publish : Fandi

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x