Juni 18, 2021

Polres Pohuwato

TribrataNews Portal Berita Resmi Polres Pohuwato

APEL GELAR PASUKAN OPS KETUPAT OTANAHA – 2021DALAM RANGKA MEMBERIKAN RASA AMAN DAN NYAMAN PADA PERAYAAN IDUL FITRI 1442 H TINGKAT POLRES POHUWATO

Gelar pasukan Ops Ketupat Otanaha – 2021 dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman pada perayaan IDUL FITRI 1442 H tingkat Polres Pohuwato, pada hari Rabu 05 Mei 2021 pukul 09.00 wita bertempat di lapangan Apel Polres Pohuwato

Adapun yang hadir dalam kegiatan apel gelar pasukan ops ketupat otanaha 2021 yakni

1). Kapolres Pohuwato AKBP TEDDY RAYENDRA, S.,IK., M.IK

2). Dandim 1313 Pohuwato LETKOL CZI PURBO AWIN NIARTO S.SI, M.M

3). Bupati Pohuwato SYAIFUL MBUINGA

4). Ketua Pengadilan Negeri Marisa JIFLY Z. ADAM SH, MH

5). Kajari Pohuwato MAS’UD.,SH MH.

6). Asisten pemerintahan HAMKA NENTO S.Sos

7). Kepala badan baperlitbang IRVAN SALEH

8). Kadishub YUNUS MOHAMMAD

9). Kepala BPBD Drs. H. RAMON ABDJUL M. Mpd

10). Kaban Kesbangpol Pohuwato HIKMAN KATOHIDAR,SH.,MH

11). PJU Polres Pohuwato

Pada pelaksanaan Apel Gelar Pasukan Ops Ketupat 2021 tersebut Kapolres Pohuwato membacakan amanat Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, dimana Operasi Ketupat Tahun 2021 ini adalah Operasi Terpusat yang diselenggarakan secara serentak diseluruh Polda Jajaran selama 12 Hari mulai tgl 06 s/d 17 Mei 2021.

Sambutan Kapolri JENDRAL POLISI Drs. LISTYO SIGIT PRABOWO, M.Si. yang dibacakan oleh Kapolres Pohuwato AKBP TEDDY RAYENDRA.,SIK, MIK

Mengawali sambutan ini atas nama pimpinan Polri saya menyampaikan terima kasih atas kehadiran seluruh peserta apel dan hadirin sekalian, marilah kita panjatkan puji SYUKUR ke hadirat ALLAH SWT, Tuhan Yang Maha Esa, karena atas limpahan rahmat dan karunia-nya, kita masih diberikan kesehatan dan kekuatan untuk hadir di tempat ini dalam rangka apel gelar pasukan Operasi “Ketupat-2021” yang diselenggarakan secara serentak di seluruh jajaran Polri mulai dari tingkat Mabes POLRI hingga kesatuan kewilayahan.

Menginjak Tahun 2021 kita telah dihadapkan oleh berbagai permasalahan yang terjadi di indonesia, baik dari permasalahan penanganan Covid-19, pengamanan

tahapan Pilkada Tahun 2020 yang masih menyisakan beberapa agenda maupun aksi krminalitas, aksi Terorisme, hingga bencana alam, syukur alhamdulilah penanganan terhadap permasalahan tersebut dapat berjalan dengan baik meskipun belum dapat dikatakan sempurna, hal ini berkat kerjasama seluruh masyarakat Indonesia dan sinergisitas kementerian /lembaga terkait.

Pada hari ini kita melaksanakan Apel gelar pasukan di masa pandemi COVID-19, sebagai bentuk pengecekan akhir kesiapan pelaksanaan operasi “KETUPAT-2021” dalam rangka pengamanan HARI RAYA IDUL FITRI 1442 H/2021, baik pada aspek personel maupun sarana prasarana serta keterlibatan unsur terkait seperti TNI, PEMDA, DAN MITRA KAMTIBMAS lainnya. 

Mengingat masih dalam situasi pandemi COVID-19, keterlibatan pasukan dalam apel kali ini memang sengaja tidak terlalu besar namun diharapkan sudah mewakili semua unsur yang terlibat dalam Operasi sehingga kita dapat menilai kesiapsiagaanya.

Rencana Operasi Ketupat-2021 dalam rangka pengamanan IDUL FITRI 1442 H/2021 yang disusun oleh mabes polri dan ditindaklanjuti seluruh jajaran telah dipersiapkan, baik dari perkiraan ancaman, cara bertindak dan penggelaran personel, sehingga diharapkan dapat diimplementasikan dalam pelaksanaannya, untuk memberikan jaminan keamanan dan pelayanan terbaik bagi masyarakat, sehingga dapat menjalankan Ibadah Puasa Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1442 H dengan aman, nyaman, tertib dan lancar di tengah suasana pandemi covid-19 yang masih melanda. 

Berbagai kesiapan tentunya sudah dibuat oleh masing-masing kementerian dan lembaga terkait maupun oleh jajaran Kepolisian. Tahun 2021 pemerintah memutuskan melarang kegiatan mudik bagi seluruh masyarakat pada tanggal 6 sampai dengan 17 Mei 2021, ini adalah tahun kedua dimana pemerintah telah mengambil kebijakan untuk melarang warga masyarakat melakukan perjalanan mudik pada libur Hari Raya Idul Fitri, karena situasi pandemi COVID-19. kita menyadari bahwa larangan pemerintah ini tidak serta merta dipatuhi masyarakat, sehingga potensi pergerakan orang untuk melakukan perjalanan mudik masih cukup tinggi. 

Hasil survey kementerian perhubungan terhadap masyarakat apabila pemerintah tidak melarang mudik maka akan terjadi pergerakan orang melakukan perjalanan mudik sebesar 81 Juta Orang namun apabila pemerintah melarang mudik, masih akan terjadi pergerakan orang melakukan perjalanan mudik sebesar 27,6 Juta Orang atau 11%. pengalaman tahun lalu berbagai modus dilakukan masyarakat untuk mengelabuli petugas agar dapat lolos sampai di

tempat tujuan mudik hal ini tentu menjadi pembelajaran bagi kita dan lebih utama lagi begitu tinggi niat serta gigihnya masyarakat agar dapat melakukan perjalanan mudik, sehingga perlu antisipasi dan kesiapan petugas.

Saat ini pemerintah masih terus berjuang menekan laju perkembangan COVID-19 dengan berbagai kebijakan antara lain pendisiplinan masyarakat terhadap protokol kesehatan (3 M), kegiatan vaksinasi dan terakhir ppkm mikro yang dinilai cukup efektif. kita harus bahu-membahu bersinergi dengan instansi terkait dan seluruh komponen masyarakat untuk mendukung kebijakan pemerintah dalam menekan laju perkembangan COVID-19. penurunan transmisi penyebaran COVID-19 akhir-akhir ini jangan menjadikan kita lengah, sehingga kita mengabaikan protokol kesehatan. 

Kegiatan-kegiatan keagamaan utamanya pada ramadhan dan IDUL FITRI 1442 H harus dilakukan dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat sesuai surat edaran menteri agama. Kejadian di negara india terkait ritual keagamaan umat hindu kumbh mela yakni mandi bersama di sungai gangga tanpa menerapkan protokol kesehatan yang menyebabkan lebih dari 1000 Orang tertular dan dinyatakan Positif COVID-19 harus menjadikan pengalaman serta cermin bagi kita agar tidak lengah.

Operasi Ketupat-2021 akan dilaksanakan selama 12 hari, mulai Tanggal 6 sampai dengan 17 MEI 2021 dengan mengedepankan kegiatan pencegahan didukung deteksi dini dan penegakan hukum dalam rangka pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1442 H dan tetap menerapkan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran COVID-19 sehingga masyarakat dapat merayakan IDUL FITRI dengan rasa aman dan nyaman.

Dalam pelaksanaan operasi ketupat-2021, akan melibatkan 90.592 personel POLRI, 11.533 personel TNI serta 52.880 personel instansi terkait lainnya yang terdiri dari Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Pramuka, Jasa Raharja, dll.

Personel tersebut akan ditempatkan pada 333 Pos penyekatan untuk mengantisipasi terhadap warga masyarakat yang masih nekat akan melaksanakan perjalanan mudik, 1.536 POS pengamanan untuk melaksanakan pengamanan terkait gangguan kamtibmas dan Kamseltibcar lantas dan 596 POS pelayanan dan 180 POS terpadu untuk melaksanakan pengamanan di pusat keramaian, pusat belanja, stasiun, terminal, bandara, pelabuhan, tempat wisata, dll”.

Terdapat beberapa hal yang perlu mendapat atensi kita bersama pada saat digelar operasi Ketupat-2021 ini, khususnya terkait warga masyarakat yang telah mudik mendahului dan pelaksanaan vaksinasi yang harus tetap berjalan. substansi dari kebijakan pelarangan mudik oleh pemerintah adalah mencegah terjadinya penyebaran covid-19, dimana setiap pelaksanaan libur panjang selalu terjadi peningkatan penyebaran COVID-19 yang cukup signifikan. kenyataan bahwa masyarakat telah

melaksanakan mudik sebelum tanggal pelarangan, harus dilakukan langkah-langkah konkrit disetiap wilayah tujuan mudik misalnya dengan penerapan isolasi dalam jangka waktu tertentu pengawasan.

Dengan disisi lain pelaksanaan vaksinasi COVID-19 harus tetap berjalan dan diamankan, pro dan kontra terkait pelaksanaan Vaksinasi pada saat puasa harus kita sikapi sesuai Fatwa Mui bahwa VAKSIN tidak membatalkan puasa.

Peningkatan aktifitas masyarakat pada bulan Ramadhan, menjelang, pada saat dan sesudah Idul Fitri tentu saja sangat berpotensi menimbulkan gangguan Kamtibmas, gangguan kamseltibcar lantas dan pelanggaran protokol kesehatan COVID-19. guna mengantisipasi hal tersebut, polri menggelar pelaksanaan OPERASI TERPUSAT KETUPAT-2021″ dalam upaya mewujudkan situasi Kamtibmas yang kondusif selama RAMADHAN DAN IDUL FITRI 1442 H/2021 dimasa pandemi COVID-19.

Berdasarkan hasil analisa dan evaluasi Operasi Ketupat Tahun 2020, gangguan kamtibmas secara umum termasuk curat dan curas mengalami kenaikan sedangkan untuk kasus-kasus yang meresahkan masyarakat lainnya seperti curas bersenpi, Curanmor, Anirat, mengalami penurunan demikian juga kecelakaan dan pelanggaran lalu-lintas juga mengalami penurunan yang cukup signifikan.

Capaian tersebut merupakan bukti bahwa cara bertindak dan upaya penanganan pada pelaksanaan operasi ketupat tahun 2020 yang lalu terkait dengan gangguan kamtibmas belum terbukti cukup efektif dan memberikan hasil yang signifikan. keberhasilan terkait dengan Kamseltibcarlantas yang telah diraih pada pelaksanaan operasi ketupat tahun lalu tidak boleh menjadikan kita lengah dan cepat berpuas diri. pengamanan ini tidak boleh dianggap sebagai agenda rutin tahunan biasa, sehingga menjadikan kita cenderung under estimate dan kurang waspada terhadap setiap dinamika perkembangan masyarakat, apalagi dimasa pandemi COVID-19 saat ini, kita harus lebih peduli jangan sampai kegiatan Ramadhan dan IDUL FITRI 1442 H menimbulkan kalster-klaster baru penyebaran COVID-19.

saya berharap, capaian tersebut dapat terus ditingkatkan dan menjadi motivasi bagi seluruh jajaran POLRI untuk lebih mempersiapkan diri serta memberikan dedikasi dan pengabdian terbaik dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Tahun 2021 ini.

Berdasarkan Mapping kerawanan yang telah dilakukan, ada beberapa prediksi gangguan kamtibmas yang harus kita antisipasi antara lain ancaman terorisme dan Radikalisme, Ancaman Sabotase, Penyalahgunaan Narkoba, Pesta Miras, Aksi Pengrusakan Fasilitas Umum, Aksi Kriminalitas Seperti Curat, Curas, Curanmor, Tawuran Antar Kelompok Pemuda atau Antar Kampung, Balap Liar, Kemacetan dan kecelakaan lalu lintas maupun ancaman Bencana Alam Seperti Banjir dan lonsor sebagai dampak darI musim penghujan.

Untuk itu, saya harapkan seluruh kasatwil mampu menentukan langkah antisipasi yang proaktif dan aplikatif serta cara bertindak yang tepat, efektif dan efisien dalam mengatasi berbagai potensi gangguan yang ada, sesuai dengan karakteristik Kerawanan Pada Masing-masing Daerah.

Untuk menghadapi tugas mulia dalam rangka pengamanan IDUL FITRI TAHUN 2021, maka pada kesempatan apel gelar pasukan Operasi Terpusat “KETUPAT-2021” ini ada beberapa hal yang perlu saya tekankan sebagai berikut:

Siapkan mental dan fisik saudara yang dilandasi oleh komitmen moral dan disiplin kerja yang tinggi dalam memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. hindari sikap dan tindakan – tindakan tidak simpatik dan arogan yang tidak mencerminkan karakter jati diri sebagai sosok pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat.

Lakukan deteksi dini dengan mengoptimalkan peran fungsi Intelijen dan Bhabinkamtibmas untuk mengetahui dinamika DAN fenomena yang berkembang di masyarakat sehingga dapat diantisipasi sedini mungkin setiap permasalahan yang berpotensi menimbulkan gangguan Kamtibmas;

Tingkatkan kepekaan, kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam melaksanakan pengamanan dan antisipasi terhadap kemungkinan terjadinya aksi teror dan kriminalitas yang memanfaatkan momentum RAMADHAN DAN IDUL FITRI 1442 H diseluruh wilayah, khususnya daerah yang memiliki kerawanan serta berpotensi menjadi target para pelaku;

Gelar kekuatan polri pada pos-pos pengamanan dan pelayanan serta di titik – titik rawan kriminalitas, titik- titik kemacetan dan kecelakaan lalu lintas, sehingga mampu bertindak cepat dan tepat dalam melakukan tindakan kepolisian guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat;

Utamakan keselamatan anggota yang bertugas dilapangan dengan mencermati perkembangan situasi saat ini, lengkapi sarpras dan perlengkapan perorangan yang memadai, aman serta lakukan penugasan anggota dengan buddy system;

Waspadai maraknya aksi tawuran antar warga, sweeping atau razia tempat hiburan oleh kelompok masyarakat serta berbagai bentuk gangguan kamtibmas lainnya yang dapat mengganggu situasi Kamtibmas pada RAMADHAN DAN IDUL FITRI 1442 H/ 2021;

Cegah terjadinya aksi balap liar, kebut-kebutan, pengendara motor yang tidak mematuhi aturan berlalu lintas seperti pengendara motor dengan knalpot bising, penumpang yang duduk di kap kendaraan, penggunaan kendaraan tidak sesuai dengan peruntukannya dan lain-lain;

Gandeng tokoh agama dan stakeholder terkait lainnya untuk sosialisasikan secara masif agar masyarakat tidak melaksanakan takbir keliling;

Pelaksanaan kegiatan ibadah baik di bulan ramadhan maupun saat IDUL FITRI agar senantiasa mempedomani surat edaran menteri agama Nomor:se.03 TAHUN 2021 tentang panduan Ibadah Ramdhan dan IDUL FITRI TAHUN 1442 HIJRIYAH/2021;

Cegah agar masyarakat tidak bermain petasan maupun kembang api yang membahayan keselamatan jiwa pada saat IDUL FITRI 1442 H/2021;

Koordinasikan dengan SATGAS COVID-19 dan STAKEHOLDER terkait lainnya untuk lakukan pengawasan secara ketat terhadap tempat-tempat wisata agar membatasi jumlah pengunjung maksimal 50% dari daya tampung;

Satgas pangan agar betul-betul memainkan peran untuk membantu pemerintah dalam menjamin ketersediaan bahan-bahan pokok dan pengendalian harga;

Laksanakan Penegakan Hukum secara profesional dan proporsional serta bertindaklah secara tegas namun humanis terhadap setiap pelanggaran hukum yang berpotensi menimbulkan gangguan Kamtibmas maupun kamseltibcarlantas;

Gelar peralatan dan berdayakan sarana prasarana Polri guna mendukung pelaksanaan tugas pengamanan IDUL FITRI 1442 H2021:

Jalin kerjasama yang harmonis dan sinergis dengan seluruh instansi terkait dan segenap potensi masyarakat dalam rangka mewujudkan sinergi polsional yang pro aktif untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Sebelum Mengakhiri Amanat IN selaku pimpinan polri, saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi aktif dalam apel gelar pasukan operasi Ketupat-2021 dalam rangka pengamanan IDUL FITRI 1442 142021 semoga pengabdian yang kita laksanakan dengan penuh kehlasan in akan menjade catatan amal ibadah saudarasaudari sekalian de Hadapan Tuhan Yang Maha Esa

Demikian amanat saya semoga tuhan yang mana kuasa senantiasa memberikan bimbingan dan kekuatan kepada kita sekalian dalam melaksanakan pengabdian kepada masyarakat. bangsa dan negara

Pada kesempatan yang baik INI, Kepada Umat Islam Saya MENGUCAPKAN SELAMAT MENJALANKAN IBADAH PUASA RAMADHAN DAN IDUL FITRI 1442 H/ 2021″

Apel gelar pasukan Ops Ketupat Otanaha – 2021dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman pada perayaan IDUL FITRI 1442 H.

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x