26 Januari 2022

Polda Gorontalo

TribrataNews – Portal Berita Resmi Polda Gorontalo

Antisipasi Bencana Alam, Pemerintah Pohuwato Bersama Unsur TNI/POLRI Gelar Apel Gabungan Kesiapsiagaan Bencana Alam.

Tribratanews.gorontalo.polri.go.id -Polda Gorontalo, Kapolres Pohuwato Akbp Teddy Rayendra SIK., M.I.K., mengikuti Apel Kesiapsiagaan Dalam Rangka Penanggulangan Bencana Alam bertempat di lapangan upacara Kantor Bupati Kabupaten Pohuwato, pada kesempatannya bertindak sebagai pembina apel Bupati Pohuwato Hi, Syarif Mbuinga S.Pdi., SE., MM. Selasa, (10/11/2020).

Turut hadir dalam Apel Kesiapsiagaan Bencana Kabupaten Pohuwato yaitu, Dandim 1313 Pohuwato Letkol CZI Purbo Awin Niarto, S.Si. MM., Kepala Kejaksaan Negri Pohuwato Mas’ud SH,MH, Panmud Hukum mewakili Kepala Pengadilan Negri Marisa Yunus Achmad SH., Kepala Pengadilan Agama Himawan Tatura Wijaya S.Hi., MH., Wakil Bupati Drs. Amien Haras, Unsur Forkopimda Kab. Pohuwato, PJU Polres Pohuwato beserta Personil yang terdiri; TNI/Polri, Basarnas, Satpol PP dan BNBP.

Bupati Pohuwato dalam Amanatnya menyampaikan arahan bahwa apel kesiapsiagaan yang perlu diantisipasi yaitu curah hujan yang sangat tinggi dan berakibat akan adanya bencana alam.

“Sebagai kita ketahui bersama bahwa saat ini kita tengah berada pada puncak penghujan, dimana intensitas curah hujan yang cukup tinggi saat ini dapat memungkinkan terjadinya kampung longsor.” Ujar Bupati

Kemudian Syarif berikan masukan kepada peserta yang mengikuti apel terkait iklim LA-NIMA yang akan berkembang hingga awal tahun 2021.


“Sebagai masukan bagi kita, bahwa badan meteorologi klimatologi dan geofisika (GMKG) pusat telah merilis prediksi dimana saat ini kita tengah berada dalam iklim anomali LA-NIMA yang akan berkembang hingga awal tahun 2021.” Jelas Syarif

“Dampak dari iklim LA-NIMA ini menimbulkan cuaca extrim dengan intensitas curah yang tinggi disertai angin kencang. Sehingga hal tersebut dapat menimbulkan bencana alam seperti banjir dan longsor.” Ungkap Bupati

Lanjutnya, meskipun bencana tersebut tidak diharapkan namun perlu untuk tetap waspada untuk mengantisipasi bencana yang menimbulkan korban jiwa.


“Sejalan dengan hal tersebut, diperlukan kewaspadaan kesiapsiagaan semua selaku pengemban fungsi tanggap bencana yang timbul guna mencegah dan meminimalisir timbulnya korban serta mempersiapkan penanganan tingkat lanjut.” Pungkas syarif

“Untuk itu guna menyatukan persepsi dan cara bertindak serta kesiapan sarana dan prasarana yang akan digunakan perlu koordinasi yang baik antar satuan kerja pengemban tanggap bencana melalui apel kesiapsiagaan seperti yang kita laksanakan pada saat ini. Lanjut jelas Bupati Pohuwato

Sementara itu Syarif berharap digelarnya apel kesiapsiagaan ini dapat mempererat senigritas dalam penanggulangan bencana.

“Saya berharap, melalui kegiatan ini dapat memperkuat senigritas lintas instansi dalam rangka penanggulangan bencana di wilayah Kabupaten Pohuwato.” Harapnya.

Sementara Kapolres Pohuwato Akbp Teddy Rayendra SIK., M.I.K., menyampaikan apel kesiapsiagaan ini bertujuan untuk mengecek kesiapan personil dan perlengkapan serta menghimpun kekuatan TNI, Polri, Basarnas, Satpol PP, BNBP dan instansi lainnya untuk turut serta berpartisipasi dalam upaya penanggulangan bencana bila sewaktu-waktu terjadi.

Selanjutnya Kapolres menyampaikan beberapa hal terkait penanggulangan bencana di Kabupaten Pohuwato

“Lakukan pemetaan lokasi rawan bencana, sehigga akan memudahkan serta mengantisipasi bencana. Latih kemampuan personil tim bencana untuk siaga pertolongan terhadap korban bencana dan latih kemampuan dalam penggunaan peralatan bencana,” jelasnya.

Persiapan peralatan semaksimal mungkin Kata Kapolres untuk kesiapsiagaan bila ada kejadian tanggap bencana siap untuk dioperasionalkan.

“Jalin sinegritas dan kebersamaan laksanakan tugas ini dengan penuh ikhlas, jaga kesehatan dan selalu berdo’a agar tidak terjadi bencana di wilayah kita,” Ungkapnya.

Selain itu lanjut Kapolres kesadaran masyarakat juga selalu ditingkatkan, bahwa bencana dapat terjadi kapan saja dan dimana saja tidak ada tawar-menawar bila bencana datang.

“Edukasi masyarakat terkait penanggulangan bencana juga penting dilakukan,” tegasnya.

Penulis : Randi

Editor : Heri

Publish : Randi

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x