17 April 2021

Polres Gorontalo Utara

Hanya Tribrata News Sites situs lain

KAPOLRES GORONTALO UTARA, TURUN LANGSUNG TENANGKAN WARGA DI PERBATASAN GORONTALO-SULUT

Pagi tadi di wilayah perbatasan Provinsi Gorontalo – Sulawesi Utara, tepatnya di Posko Perbatasan Atinggola terjadi ricuh yang diakibatkan terhambatnya ratusan pemudik asal dari Sulawesi Utara yang ingin memaksa masuk ke wilayah Provinsi Gorontalo.

Mereka menganggap penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Provinsi Gorontalo sudah selesai kemarin (17/5) sehingga para pemudik meminta kebijakan petugas perbatasan agar dibiarkan masuk ke Gorontalo untuk pulang ke kampung halaman bertemu dengan keluarganya. Mendapatkan laporan tentang kondisi ini Kapolres Gorontalo Utara AKBP Dicky Irawan Kusuma SIK.,M.Si langsung menuju perbatasan untuk memediasi warga masyarakat yang ricuh. Dari pantauan media, tampak Kapolres Gorut sedang memberikan himbauan kepada warga masyarakat  diperbatasan Atinggola.

“Bapak-bapak dan ibu-ibu sekalian, mohon tetap tenang, perlu saya sampaikan bahwa kebijakan PSSB diperpanjang sampai dengan tanggal 31 Mei selama kebijakan tersebut,  tidak diperkenankan masyarakat ataupun kendaraan yang masuk ke wilayah Provinsi Gorontalo kecuali kendaraan yang memuat, logistik alkes,  bahan pokok, bbm  dan  untuk kendaraan pribadi ataupun taksi tidak diperbolehkan masuk ke wilayah Provinsi Gorontalo baik apalagi untuk alasan mudik jelas dilarang, ini dilakukan adalah untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di wilayah Provinsi Gorontalo. Mohon bapak ibu bisa memaklumi kondisi ini, sayangi keluarga anda untuk tidak dulu mudik, karena dengan kehadiran bapak ibu, bisa saja tertular ataupun menjadi penular bagi keluarga ataupun lingkungan tempat tinggal, mari kita jaga wilayah Provinsi Gorontalo agar segera terbebas dari pandemi covid-19,”ujar Dicky.

Setelah mendengarkan himbauan dari Kapolres Gorontalo Utara tersebut, berangsur suasana di perbatasan kembali kondusif, kendaraan yang memuat barang logistik diperbolehkan melintas, sedangkan kendaraan pribadi yang memuat penumpang diminta untuk kembali.

Dalam memberikan himbauan tersebut, Kapolres Dicky di dampingi oleh Wakapolres, Para Pejabat Polres, Kapolsek Atinggola dan juga Tim Gugus Tugas Posko Perbatasan Atinggola.

Terkait hal tersebut Kabid Humas Polda Gorontalo AKBP Wahyu Tri Cahyono,SIK, mengatakan bahwa kondisi perbatasaan sudah kembali normal dan kondusif.

“Tadi pagi memang tersiar kabar ada aksi protes warga di perbatasan Gorontalo Sulut tepatnya di Posko Gugus Tugas Atinggola, masyarakat mengira PSBB sudah berakhir sehingga ereka memaksa masuk, namun Kapolres Gorut sudah melakukan langkah-langkah, memediasi dan memberikan himbauan kepada warga , dan syukur alhamdulillah semua sudah selesai, mereka ( warga) mengikuti) anjuran dari Kapolres Gorut Akbp Dicky Irawan Kusuma,” kata Wahyu.

Penulis : WTC

Editor : Irda

Publish : Yudin

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x