Desember 6, 2022

Polres Bone Bolango

TribrataNews Portal Berita Resmi Polres Bone Bolango

Press Konference, Polres Bone Bolango Berhasil Ungkap Kasus Pengguguran Kandungan Di Suwawa

Tribratanews.gorontalo.polri.go.id.- Polres Bone Bolango. Kepolisian Resor Bone Bolango (Polres Bonbol) berhasil mengungkap kasus  tindak pidana pengguguran kandungan / Aborsi yang terjadi di desa Ulantha Kecamatan Suwawa Kabupaten Bone Bolango.

Hal tersebut di jelaskan oleh Kapolres Bone Bolango AKBP Emile Reisitei Hartanto, SH, SIK yang di dampingi oleh Kasat Reskrim IPTU Mohamad Ariyanto, S.Tk. Kasi Humas Polres Bone Bolango IPTU Surat Waluya, Kanit PPA Aiptu Helvis Ntuiyo, SH saat pelaksanaan Press Konference yang dilaksanakan di depan kantor Mapolres Bone Bolango. Kamis, (19/5/2022) Sore.

Kapolres Bone Bolango mengatakan bahwa saat ini Polres Bone Bolango sudah mengamankan beberapa pelaku yang diduga telah melakukan tindak pidana pengguguran kandungan / aborsi. diantaranya yakni pelaku “SR” (19) adalah ibu kandung dari janin tersebut, pelaku “RS” (18) merupakan pacar dari pelaku “S” sedangkan 2 lainnya “AR” dan “JP” merupakan teman dan keluarga pelaku yang turut membantu melakukan tindak pidana tersebut. ” tutur Kapolres.

Adapun 4 orang yang telah diamankan saat ini oleh Pihak Reskrim Polres Bone Bolango yakni Pr. “S.R”, 19 tahun, Pr. “A. R” keduanya Mahasiswa dengan  alamat Kecamatan Momunu Kabupaten Buol Provinsi Sulawesi Tengah, Lk. “R.S” 18 tahun, Pr. “J.P” 22 thn, keduanya adalah mahasiswa dan beralamat yang sama yakni di Kecamatan Bolangitang Barat Kec. Bolaang Mongondow Provinsi Sulawesi Utara. ” kata Kapolres

“ jadi kejadian ini bermula dengan adanya informasi warga tentang penemuan janin bayi berusia sekitar 4-5 bulan diperkebunan warga di desa Ulantha Kecamatan Suwawa pada hari Sabtu Pagi tanggal 14 Mei 2022 dan setelah dilakukan penyelidikan oleh Satuan Reskrim Polres Bone Bolango dibantu oleh Polda Gorontalo Alhamdulillah dalam waktu yang singkat pelaku berhasil kita amankan” ungkap Kapolres kepada awak media.

 Selain itu Kapolres menjelaskan bahwa kronologis kejadian yakni dengan menggunakan obat penggugur janin, pelaku “S” mengeluarkan janin bayi tersebut  di dalam kamar mandi di salah satu rumah kos-kosan di desa Butu Kecamatan Tilong Kabila Kabupaten Bone Bolango dimana ia melakukan dengan cara manual yakni menggunakan tangannya sendiri tanpa bantuan medis, setelah itu janin dibungkus dengan kain dan dibawa di area perkebunan  warga desa Ulantha Kecamatan Suwawa.

“ motif pelaku”S” menggunakan obat penggugur kandungan terhadap janin tersebut karena  malu dan takut diketahui oleh pihak keluarga dimana pelaku belum menikah serta dampak social yang akan diterima pelaku karena berstatus Mahasiswa” jelas Kapolres.

Kapolres Bone Bolango Memperlihatkan Barang Bukti Kepada Awak Media Saat Press Konference Di Depan Mapolres Bone Bolango.

Adapun Pasal yang disangkakan kepada pelaku yakni pasal 77A ayat (1) undang-undang Ri nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas undang-undang nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dan pasal 194 undang-undang RI nomor 36 tahun 2008 tentang kesehatan dengan Ancaman 10 tahun Penjara.

“ dari hasil penyelidikan terdapat barang bukti milik pelaku yang digunakan dalam melakukan tindak pidana tersebut diantaranya yakni Sebuah Sepeda Motor, beberapa buah handphone, pakaian yang digunakan pelaku “S” saat di tempat kejadian, 1 strip obat penggugur kandungan, sebuah cangkul serta kain dan tas plastik yang saat ini telah diamankan di Mapolres Bone Bolango” pungkas AKBp Emile Reisitei Hartanto

Penulis : Z. Diko

Publis : Mabrur

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x