Mesin Mati dan Terbawa Arus ke Teluk Tomini, 19 Nelayan KM Inka Mina 929 Berhasil Dievakuasi Tim Gabungan
BOALEMO – Satuan Polairud Polres Boalemo bersama tim gabungan menunjukkan dedikasi tinggi dalam menjaga keselamatan di laut. Sebanyak 19 nelayan yang terombang-ambing di perairan Teluk Tomini akibat kerusakan mesin kapal akhirnya berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat, Kamis (08/01/2026).
Operasi penyelamatan ini bermula dari laporan mengenai Kapal Nelayan KM. Inka Mina 929 yang mengalami patah as atau kerusakan mesin sehingga hanyut terbawa arus hingga ke wilayah perairan Sulawesi Tengah.
Mengarungi 35 Mil Laut
Merespons laporan tersebut, Kapolres Boalemo melalui Kasat Polair memerintahkan tim evakuasi yang dipimpin oleh Kanit Patroli Air, Aipda Fendi Is Jafar. Tim gabungan yang terdiri dari Personel Pos TNI-AL Tilamuta, Polairud Polda Gorontalo, dan masyarakat nelayan setempat bertolak dari PPI Tilamuta pada Rabu (07/01) sore pukul 15.00 WITA.
Dengan menggunakan kapal bantuan KM. Inka Mina 721 yang dinakhodai Yaris Pilomonu, tim menempuh perjalanan sejauh 35 Nautical Mile (NM) menuju titik koordinat rakit ASRAL 01, lokasi di mana kapal tersebut dilaporkan terakhir terlihat.
Proses Evakuasi Dramatis
Setelah menembus gelombang selama beberapa jam, tim akhirnya menemukan KM. Inka Mina 929 pada pukul 20.30 WITA. Kondisi 19 kru kapal, termasuk Nakhoda Djafar Daima dan KKM Wiranto Lamani, dipastikan dalam keadaan sehat meski sempat dilanda kecemasan.
“Alhamdulillah, seluruh kru yang berjumlah 19 orang ditemukan dalam kondisi baik. Fokus utama kami adalah memastikan mereka segera mendapatkan bantuan dan kapal bisa ditarik kembali ke pelabuhan dengan aman,” ujar Aipda Fendi Is Jafar di lokasi evakuasi.
Proses penarikan kapal memakan waktu cukup lama karena faktor cuaca dan beban kapal. KM. Inka Mina 929 mulai ditarik pada pukul 21.30 WITA dan baru berhasil tiba dengan selamat di Dermaga PPI Tilamuta pada Kamis pagi pukul 10.00 WITA.
Wujud Sinergitas dan Pengabdian
Keberhasilan evakuasi ini merupakan buah dari sinergitas yang solid antara Polri, TNI-AL, dan komunitas nelayan Tilamuta. Semangat “Arnavat Darpha Mahe” (Karena di Laut Kami Bangga) benar-benar dibuktikan dalam aksi kemanusiaan ini.
Pihak Sat Polair Polres Boalemo juga mengimbau kepada seluruh nelayan agar selalu memeriksa kondisi mesin dan kelengkapan keselamatan sebelum melaut, mengingat kondisi cuaca di perairan Teluk Tomini yang sulit diprediksi.
Daftar Nelayan Selamat: Djafar Daima (Nakhoda), Wiranto Lamani (KKM), Aan Supu, Alim Daima, Alun Lamani, Andri Lamani, Arifin Saleh, Dedi Tamaka, Dimas Harun, Farlan Labedi, Firmansyah, Hendra Ali, Idris Hamzah, Ishak Alinti, Maxsyevi Noho, Noval Daima, Rangga Laima, Rendi Lamani, dan Yudin Ibrahim.
