September 20, 2021

Polres Boalemo

TribrataNews Portal Berita Resmi Polres Boalemo

Puslitbang Mabes Polri Lakukan Penelitian di Polres Boalemo dan Polres Pohuwato

tribratanews.gorontalo.polri.go.id – Puslitbang ( Pusat penelitian dan pengembangan) Mabes Polri melakukan penelitian di Polres Boalemo dan Polres Pohuwato, dalam rangka penelitian tentang efektivitas inplementasi SOTK pusinafis Bareskrim Polri dan pengisian kuesioner, Selasa (27/7/21).

Kegiatan penelitian Polres boalemo dan Polres Pohuwato tersebut dilaksanakan serentak yang berlangsung di Aula Endra Darma Laksana Polres Boalemo, Desa Lamu Kecamatan Tilamuta Kabupaten Boalemo, yang di mulai pada pukul 14.30 wita, dengan mempedomani protokol kesehatan yaitu menjaga jarak dan pakai masker.

Dalam kegiatan tersebut Puslitbang Polri mengirimkan Tim peneliti sebanyak 4 personil yang masing masing yaitu Kombes Pol Drs M.Asrul Azuz M.AP (ketua tim), Pembina Dr Yopik Gani M.Si (konsultan), Penata I Sosianti (anggota tim), Iptu Gustika Sitanggang S.Si (anggota tim).

Adapun yang hadir dalam kegiatan tetsebut yaitu Waka Polres Boalemo, Waka Polres Pohuwato, Kabag Ren Polres Boalemo dan Pohusato, Kasat Lantas Boalemo dan Pohuwato, Kasat Reskrim Boalemo dan Pohuwato, serta sebagian Pju Polres Boalemo dan Pohuwato, yang berlangsung dengan aman dan lancar.

Ketua Tim Puslitbang Mabes Polri Kombes Asrul Aziz M.AP melalui sambutannya mengatakan :

Bahwa Polri Berkewajiban menyelenggarakan identifikasi kepolusian,kedokteran kepolisian, laboratorium Forensik, dan psikolog kepolisian, guna kepentingan tugas dari kepolisian itu sendiri.

Keberadaan kedokteran forensik DVI dan Narkoba pada pusdokes bersama keempat unsur forensik kepolisian lainnya, (labfor), Iden, Psikologi, dan auditor), yang saat ini sudah di akui, bukan sekedar fungsi pendukung dalam CSI, melainkan sudah merupakan bagian utama dari CSI itu sendiri.

Ia juga menambahkan institusi forensik sebagai bagian dari SCI bentuk pelayanan masyarakat yang bekerja berdasarkan pembuktian secara ilmiah sehingga untuk keabsahan nya perlu mendapat akreditas dari lembaga akreditas nasional maupun internasional, agar produknya dapat dianggap legal atau berkekuatan hukum, karenanya salah satu unsur adalah institusi forensik ini harus bersifat independen yang berada langsung di bawah Kapolri.

Penulis. Hamzah

Publish. Dimas

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x