April 23, 2021

Polres Boalemo

TribrataNews Portal Berita Resmi Polres Boalemo

Dalam Rangka PAM Natal dan Tahun Baru 2019, Polres Boalemo Gelar Apel Operasi Lilin Otanaha 2019

tribratanews.gorontalo.polri.go.id – Polres Boalemo melaksanakan Kegiatan Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat, dengan sandi Lilin Otanaha 2019, Dalam rangka Pengamanan Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2020, Kamis (19/12/19) pukul 08.30 wita.

Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan depan mako Polres Boalemo, yang bertindak sebagai Inspektur Apel Kapolres Boalemo AKBP Ahmad Pardomuan, S.I.K., M.H. Perwira Apel Kapolsek Dulupi Ipda Darli Sitinjak dan yang bertindak sebagai Komandan Apel Kapolsek Mananggu Ipda Agung Gumara Samosir, S.Tr.K.

Dalam kegiatan tersebut di hadiri oleh Sekda Kab Boalemo Husain Entango (mewakili Bupati Boalemo), Kalapas Boalemo, Kasdim 1313 Pohuwato, Ketua Pengadilan Tinggi Boalemo, Kasi Pidum, (mewakili Ketua Kejaksaan), Wakapolres Boalemo, Kabag Sunda, Para Kasat, Para Perwira Para Kapolsek Jajaran Polres Boalemo, Kesbangpol dan Basarnas.

Apel gelar pasukan tersebut di ikuti oleh 1 Peleton Satlantas, 1 Peleton Sat Samapta, 1 Peleton Gabungan Polsek, 1 Peleton Gabungan Reskrim / Intel, 1 Regu Basarnas, 1 Peleton Satpol PP dan 1 Peleton Dinas Perhubungan.

Melalui kesempatan tersebut Kapolres Boalemo AKBP Ahmad Pardomuan, S.I.K., M.H. memberikan arahan diantaranya :

Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Tahun 2019 yang di selenggarakan secara serentak di seluruh jajaran ini bertujuan untuk memastikan kesiapsiagaan personil dan peralatan pengamanan, validitas para pemangku kepentingan yang dilibatkan serta menumbuhkan ketenangan dan rasa aman bagi masyarakat dalam merayakan Hari Raya Natal 2019 dan Tahun Baru 2020.

Operasi Lilin Tahun 2019 merupakan Operasi Kepolisian Terpusat yang akan dilaksanakan selama 10 hari mulai hari Senin tanggal 23 Desember 2019 sampai dengan hari Rabu tanggal 1 Januari 2020, fokus pengamanan adalah 61 ribu 308 objek di seluruh indonesia baik Gereja, Tempat Wisata, Pusat Perbelanjaan, Tempa perayaan Tahun baru,  Terminal, Pelabuhan, Stasiun KA dan Bandara.

Berdasarkan prediksi intelijen terdapat 12 potensi kerawanan yang harus kita antisipasi yaitu aksi terorisme kejahatan konvensional kemacetan lalu lintas kecelakaan transportasi, norma sakti penolakan peribadatan, tawuran, bencana alam, konvoi, balap liar, kebakaran akibat petasan dan pengedaran narkoba ataupun minuman keras.

Beberapa penekanan untuk dapat di pedomani dalam pelaksanaan tugas yaitu, tetap jaga kesehatan serta niatkan setiap pelaksanaan tugas sebagai ibadah kepada Tuhan Yang Maha Esa, pastikan setiap personil hadir sesuai ploting serta paham terhadap tugas dan tanggung jawabnya, lakukan deteksi dini dengan mematahkan titik-titik rawan secara tepat dan optimalkan penggalangan untuk mencegah aksi yang meresahkan masyarakat, laksanakan pengamanan secara profesional dan humanis, berikan pelayanan terbaik serta tingkatkan kewaspadaan pengamanan melalui penerapan Boddy System, mantapkan kerjasama sinergi dan sulit di atas para pihak yang terlibat demi keberhasilan pelaksanaan operasi.

Kegiatan Tersebut berlangsung dengan aman dan lancar serta berakhir pukul 09.00 wita.

Penulis : Hamzah
Editor. : Hamzah
Publis. : Yuliya Dhe

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x