Operasi Keselamatan Hari ke-3, Personel Lakukan Teguran terhadap Pengendara Bentor
Memasuki hari ke-3 pelaksanaan Operasi Keselamatan, personel kepolisian terus mengintensifkan kegiatan pengawasan dan penertiban lalu lintas di sejumlah titik rawan pelanggaran. Dalam kegiatan tersebut, personel memberikan teguran kepada pengendara becak motor (bentor) yang kedapatan memuat penumpang lebih dari dua orang. Rabu (04/02).
Teguran ini diberikan sebagai langkah preventif dan edukatif guna menumbuhkan kesadaran masyarakat, khususnya pengendara bentor, terhadap pentingnya keselamatan berlalu lintas. Membawa penumpang melebihi kapasitas dinilai berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas serta membahayakan keselamatan pengemudi dan penumpang.
IPTU Lindriyani Hamzah, S.H., melakukan peneguran dan juga memberikan imbauan secara humanis kepada pengendara agar mematuhi peraturan lalu lintas yang berlaku. Pengendara diingatkan untuk selalu mengutamakan keselamatan dengan tidak mengangkut penumpang melebihi batas yang telah ditentukan.
“Bentor yang membawa penumpang melebihi kapasitas sangat berisiko, baik dari segi keseimbangan kendaraan maupun keselamatan penumpang. Oleh karena itu, kami mengedepankan pendekatan persuasif dan memberikan edukasi agar pengendara lebih disiplin,” ujarnya.
Lebih lanjut disampaikan IPTU Lindriyani bahwa Operasi Keselamatan dilaksanakan untuk menciptakan kondisi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar. Selain peneguran terhadap pengendara bentor, personel juga melakukan pemantauan terhadap pelanggaran lalu lintas lainnya yang berpotensi menimbulkan kecelakaan.
Dengan adanya Operasi Keselamatan ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya tertib berlalu lintas dan menjadikan keselamatan sebagai kebutuhan utama saat berkendara di jalan raya.
(Nisa)