Polda Gorontalo

TribrataNews – Portal Berita Resmi Polda Gorontalo

PIMPIN APEL KESIAPSIAGAAN PENANGANAN COVID 19, INI KATA KAPOLDA GORONTALO

Tribratanews.gorontalo.polri.go.id – Polda Gorontalo, Kapolda Gorontalo Irjen Pol. Dr. Akhmad Wiyagus, SIK., M.Si., MM., pimpin langsung apel kesiapsiagaan dalam rangka penanganan covid 19 dilapangan Mapolda Gorontalo, dan dikuti seluruh PJU Polda Gorontalo, PAMA, PAMEN, dan personel Polda Gorontalo. Senin ( 30/08 ).

Pandemi covid-19 telah memberikan tantangan besar dalam upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Diperlukan usaha keras dari seluruh komponen bangsa Indonesia dalam mengatasi dampak covid-19. Upaya khusus tidak hanya melalui penerapan protokol kesehatan dan pemberian vaksinasi saja, namun tracing covid-19 di masyarakat juga sangat penting sehingga dapat memutus mata rantai penularan, sehingga Polda Gorontalo menggelar Apel kesiapsiagaan untuk memutus mata rantai covid 19.

Dalam kesempatan ini Kapolda Wiyagus mengatakan bahwa tugas pokok kita sekarang adalah bagaimana caranya vaksinasi di Provinsi Gorontalo bisa selesai 100 %, sehingga herd immunity benar – benar terwujud, vaksinasi bukan segala – galanya tetap vaksinasi bisa membuat kita bekerja sesuai dengan fungsinya, dan sebagai penunjang implemantasi 5 M 3 T.

“Saya perintahkan tidak ada hari libur untuk pelaksanaan vaksinasi, serta mengajak saudara kita, maupun komunitas yang kita kenal untuk melaksanakan vaksinasi. Syukur Alhamdulillah beberapa hari ini terjadi peningkatan yang sangat pesat, para Kapolsek, Bhabinkamtibmas bekerja sama dengan unsur TNI dan juga tenaga kesehatan dari Pemda ternyata bisa, yang penting kita mau bekerja. Saya juga perintahkan kepada Pamatwil untuk mengawasi wilayah masing – masing, yakinkan bahwa proses vaksinasi ini tetap berjalan,” ucapnya.

Lebih lanjut Bapak Kapolda mengungkapkan, pengemban fungsi baik pebinaan maupun operasional nanti dibawah pengawasan Karo SDM dan Irwasda untuk mengecek secara langsung individu per individu yang dibebankan kepada masing – masing personel untuk mengajak masyarakat melaksanakan vaksinasi. Untuk berargumentasi dengan masyarakat yang kurang memahami karena pengaruh hoax kita juga harus membaca hoax dan anti hoax kemudian menjelaskan kepada masyarakat.

“Kita harus berani bertanggung jawab, jangan mau dengan jabatan tetapi tidak dengan tanggung jawabnya. Jangan takut melakukan sesuatu bila sesuai dengan aturan, ikuti perkembangan hoax yang dilakukan orang yang tidak bertanggung jawab agar program pemerintah bisa terwujud. Jangan melakukan hal – hal yang kontra produktif. Saya ingatkan 5 M bukan hanya berlaku pada masyarakat tetapi berlaku bagi institusi kita karena ini bisa menyelamatkan kita, vaksin itu menjadi proteksi bagi kita dan tetap menjaga kesehatan,” tutup Kapolda.

Penulis : Arman

Editor : Heny

Publish : Yd1n

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x